Apa Kata Data ? | Mengubah Pandangan Buruk tentang Utang Negara

Latar Belakang

Berbicara soal utang negara, banyak sekali pandangan masyarakat umum yang salah mengartikannya. Padahal, utang dalam skala kenegaraan berbeda dengan utang dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita membeli 1 pena seharga Rp5.000 tapi tidak membayarnya dengan alasan lupa membawa uang atau sengaja tidak membawanya dan berjanji akan melunasinya, maka kondisi seperti ini dapat dikatakan sebagai utang. Akan tetapi, apakah makna utang negara juga sama dengan pernyataan tersebut? Tentu tidak. Besar kecilnya utang negara juga tidak bergantung pada besar kecilnya nominal uang. Tetapi bergantung pada rasio utang terhadap PDB (Produk Domestik Bruto).

Apa itu rasio utang? Sederhananya kita umpamakan 2 negara dengan 2 individu yang lagi berutang. Sebut saja si A yang berutang Rp12 juta selama 1 tahun dan si A memiliki penghasilan sebesar Rp1 juta dalam 1 bulan. Artinya, ia mampu melunasi utangnya dengan total pendapatannya selama 1 tahun. Di sisi lain, si B memiliki utang sebesar Rp20 juta dalam jangka waktu 1 tahun dan memiliki pendapatan sebesar Rp5 juta. Kalau kita lihat dari segi nominal, memang utang si B lebih banyak dari si A. Namun, karena total pendapatan ya 5 juta kali 12 bulan sama dengan 60 juta rupiah dalam satu tahun. Kalau kita membagi total uang dengan total pendapatannya dan dikali 100% maka rasio utangnya sebanyak 33,33%. Semakin kecil rasio utang suatu negara, maka semakin besar kemampuan suatu negara untuk mempertanggungjawabkan pelunasan utangnya.


Rasio Hutang

Memang benar bahwa dari tahun ke tahun, Indonesia memiliki nominal utang yang terus bertambah. Akan tetapi, jika kita lihat rasio utang negara kita dengan rasio PDB, angkanya cenderung menurun. Hal ini membuktikan bahwa kondisi utang Indonesia masih aman. Utang tersebut digunakan oleh pemerintah untuk membiayai kegiatan yang sifatnya produktif dan memiliki investasi dalam jangka panjang. Salah satunya, yaitu mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengejar ketertingalan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, utang negara juga digunakan untuk pendidikan, kesehatan, maupun perlindungan sosial.

Rasio Hutang

Jika kita membandingkan utang negara kita dengan negara lainnya, berdasarkan tahun 2006 dan 2016, rasio utang Indonesia terhadap PDB jauh lebih rendah. Jadi, utang bukanlah sesuatu yang buruk, tapi merupakan hal yang wajar, normal, dan baik apabila utang tersebut dikelola dengan baik. Yang terpenting adalah apakah utang tersebut telah dialokasikan dengan benar untuk mencapai pembangunan dan membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik.


Materi Lengkap

Silakan baca juga beberapa artikel menarik kami tentang Apa Kata Data, daftar lengkapnya adalah sebagai berikut.


Tonton juga video pilihan dari kami berikut ini

Bagikan ke teman-teman Anda

Contact Us

How to whitelist website on AdBlocker?

How to whitelist website on AdBlocker?

  1. 1 Click on the AdBlock Plus icon on the top right corner of your browser
  2. 2 Click on "Enabled on this site" from the AdBlock Plus option
  3. 3 Refresh the page and start browsing the site
error: Content is protected !!
Up