Indonesia Bisa Memproduksi Energi, Apa Saja ?

Energi

Energi merupakan kemampuan untuk mengatur ulang materi. Singkatnya, energi merupakan kapasitas agar dapat melaksanakan pekerjaan. Kendaraan bermotor membutuhkan energi untuk bergerak. Energi yang dibutuhkan ialah bensin. Manusia membutuhkan energi untuk melakukan aktivitas. Energi tersebut diperoleh dari asupan nutrisi yang mereka makan.

Sumber energi yang ada di dalam tubuh kita berasal dari makanan. Selain itu, adapula energi non makanan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, dan masih banyak lagi. Selain contoh tersebut, ada pula energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Energi fosil berasal dari hewan dan tumbuhan yang telah mati jutaan tahun yang lalu. Sebagian besar terbentuk dari jasad renik tumbuhan, binatang, dan alga yang hidup pada periode karbon atau sekitar 300 juta tahun yang lalu.


Produksi Energi Primer

Produksi energi primer merupakan jumlah energi dari sumber energi yang telah diekstraksi seperti minyak mentah, termasuk juga yang digunakan untuk proses dan yang dipasok ke penghasil energi yang lain. Produksi energi primer dalam negeri kita pada tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 14,7% dibandingkan tahun 2017. Dengan produksi gas alam yang mengalami kenaikan sebesar 1,8% dan produksi batu bara mengalami kenaikan sebesar 18,9%.

Batu Bara

Batu bara merupakan komoditas energi terbesar di Indonesia. Di Indonesia sendiri, jenis batu bara yang menjadi komoditas ada 3, meliputi batu bara (brown coal/lignite), kokas batubara, dan briket batu bara cokelat.

BBM Berkadar Ringan

Merupakan komoditas impor terbesar di Indonesia. Bahan bakar minyak berkadar ringan terdiri dari beberapa jenis, meliputi :

  1. Aviation gasoline, termasuk tingkat campuran khusus bensin
  2. Motor gasoline
  3. Natural gasoline
  4. Jet fluel, meliputi bahan bakar yang dibutuhkan untuk pemakaian mesin turbin pesawat)
  5. Minyak
  6. Naptha
  7. White spirit (industrial spirit)

Produksi Primer Lainnya

Seperti tenaga air dan panas bumi, gambut, serpih minyak, dan berbagai hasil olahan minyak lain, seperti minyak pelumas dan bitumen/asphalt.

BBM Berkadar Berat

Contoh dari bahan bakar minyak berkadar berat ialah minyak diesel dan minyak residu.

Gas Alam dan Liquefied Petroleum Gas (LPG)

Gas alam sering juga disebut sebagai gas Bumi atau gas rawa. Gas alam adalah bahan bakar fosil berbentuk gas yang terutama terdiri dari metana. Sedangkan LPG merupakan campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari minyak mentah dan natural gas.

Energi Listrik

Menurut wikipedia, energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V).

Energi Nuklir

Banyak masyarakat kita yang masih belum mengenal energi yang satu ini. Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan dari reaksi antarpartikel di dalam inti atom. Perlu juga diketahui bahwa energi nuklir dihasilkan dari sumber energi yang rendah karbon, murah dan aman untuk dimanfaatkan.

Minyak Mentah dan Natural Gas Liquids (NGL)

Minyak mentah merupakan bahan bakar fosil yang terdapat di bumi dan terbentuk dari tumbuhan dan hewan fosil selama jutaan tahun. Ternyata, impor minyak mentah pada tahun 2016 melebihi impor BBM berkadar ringan.

Impor Sumber Energi

Impor sumber energi merupakan bahan bakar dan produk energi lainnya yang masuk ke wilayah suatu negara, dalam hal ini adalah negara Indonesia. Berdasarkan publikasi BPS, impor sumber energi yang dilakukan Indonesia pada tahun 2018 mencapai hampir 5 juta terajoule. Jumlah ini naik sebesar 1,1% dari tahun sebelumnya.

Komoditi impor energi yang terbesar di Indonesia pada tahun 2018 adalah BBM berkadar ringan. Disusul Minyak mentah, BBM berkadar berat, serta LPG dan gas kilang.

Impor Sumber Energi Tahun 2014-2018 (Terajoule)

Dapat kita lihat bahwa impor BBM berkadar ringan pada tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 1,8% dari tahun sebelumnya. Impor minyak mentah pada tahun 2018 juga mengalami penurunan, yakni sebesar 5,8% dibandingkan tahun 2017. Sementara itu, BBM berkadar berat pada tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 2,6% dari tahun sebelumnya. Begitu juga dengan impor LPG dan gas kilang yang mengalami kenaikan sebesar 0,8% ditahun 2018.


Ekspor Sumber Energi

Ekspor produk energi terdiri dari seluruh bahan bakar dan produk energi lainnya yang keluar dari wilayah suatu negara tidak termasuk bahan bakar atau energi yang digunakan mengirim. Produksi energi selain digunakan atau dikonsumsi untuk keperluan dalam negeri, sebagian juga diekspor ke luar negeri. Sebesar 60,5% energi Indonesia diekspor ke luar negeri, terutama ke negara-negara yang miskin sumber daya alam. Perlu diketahui bahwa ekspor pada tahun 2018 mengalami kenaikan 6,1% dibanding tahun 2017.

Minyak Mentah

Minyak mentah meliputi produk cair yang diperoleh dari sumur minyak, sebagian besar berupa hidrokarbon non-aromatik. Termasuk juga sejumlah yang dipakai sendiri pada proses produksi dan juga untuk transformasi energi.

Batu Bara

Batu bara keras adalah batu bara dengan kalori kotor senilai 5.700 kcal/kg tanpa abu dan lembab. Batu bara muda adalah batu bara dengan kalori kotor 5.700 kcal/kg atau lebih.

Gas Alam

Gas alam termasuk dua jenis gas alam yang tidak berkaitan (yakni yang berasal dari hasil lapangan, hidrokarbon dalam bentuk gas); gas alam gabungan (yang berasal dari hasil lapangan berupa cairan dan gas hidrokarbon) dan juga etena yang dikupas dari lapisan atas pada tambang batu bara dan gas buangan. Tidak termasuk Natural Gas Liquids (NGL) untuk transportasi.


Konsumsi Akhir Energi

Konsumsi akhir energi adalah bahan bakar dan energi yang diberikan pengguna untuk penggunaan energi dan non energi yang tidak melibatkan proses transformasi. Berdasarkan publikasi BPS, konsumsi akhir energi di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 4.947.693 terajoule. Jumlah ini naik 9,7% dibandingkan tahun 2017.

Konsumsi Energi Menurut Sektor Tahun 2018

Jika kita perhatikan, sektor industri merupakan konsumen energi terbesar dengan konsumsi energi sebesar 40,9% dari total energi. Kemudian, diikuti oleh sektor rumah tangga, transportasi, pertanian, dan sektor lainnya, termasuk sektor bisnis.


Tonton juga video pilihan dari kami berikut ini

Bagikan ke teman-teman Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us

How to whitelist website on AdBlocker?

How to whitelist website on AdBlocker?

  1. 1 Click on the AdBlock Plus icon on the top right corner of your browser
  2. 2 Click on "Enabled on this site" from the AdBlock Plus option
  3. 3 Refresh the page and start browsing the site
error: Content is protected !!
Up