MPC – Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data, merupakan bagian yang paling penting dalam proses penelitian. Teknik pengumpulan data terbagi menjadi 2 yaitu, kuantitatif dan kualitatif. Untuk mendapatkan suatu data pada penelitian, peneliti harus mengetahui metode pengumpulan data yang digunakan. Metode yang digunakan harus sesuai dengan apa yang ingin diteliti. Berikut macam cara mengenai metode pengumpulan data.

Sensus

Kadang kala juga disebut cacah jiwa adalah cara terstruktur untuk mendapatkan informasi deskriptif tentang jumlah dari sebuah populasi (tidak hanya populasi manusia). Sensus digunakan untuk demokrasi (pemilu), pengumpulan pajak, juga digunakan dalam ilmu (ekonomi).

Di Indonesia terdapat beberapa macam sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik, di antaranya yang terbesar adalah …

  • Sensus Penduduk,
  • Sensus Pertanian, dan
  • Sensus Ekonomi

Sensus Penduduk pada umumnya dilaksanakan pada tahun yang berakhiran “0” atau dalam jangka waktu sepuluh tahun. Di Indonesia, sensus penduduk diambil pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010. Dua sensus diambil oleh pemerintah Hindia Belanda, pada tahun 1920 dan 1930.

Sedangkan Sensus Pertanian dilaksanakan pada tahun yang berakhiran angka 3 (tiga), dan Sensus Ekonomi pada tahun berakhiran angka 6 (enam).

Keuntungan

  1. Dapat menyajikan data wilayah kecil
  2. Dapat dijadikan kerangka sampel (frame)

Kelemahan

  1. Cakupan variabel terbatas
  2. Waktu yang lama
  3. Biayanya besar
  4. Ketelitian kurang

Survei

Survei adalah metode pengumpulan data dengan menggunakan pertanyaan terstruktur yang sama pada setiap orang, kemudian semua jawaban yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis. Survei juga merupakan metode menjaring data penduduk dalam beberapa peristiwa demografi atau ekonomi dengan tidak menghitung seluruh responden yang ada di suatu negara, melainkan dengan cara penarikan sampel (contoh daerah) sebagai kawasan yang bisa  mewakili  karakteristik  negara  tersebut. Pertanyaan terstruktur disebut kuesioner. Kuesioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan kepada responden untuk mengukur variabel-variabel, berhubungan diantara variabel yang ada, serta dapat berupa pengalaman dan pendapat dari responden.

Keuntungan

  1. Kualitas data mungkin lebih baik dari pada sensus
  2. Dapat digunakan untuk menguji ketelitian sensus dan registrasi
  3. Biaya dan waktu lebih sedikit
  4. Kegiatan mudah dikuasai dan diawasi
  5. Kesalahan dapat diperkirakan atau diukur
  6. Karakteristik yang dicakup lebih banyak dan terinci.

Kelemahan

  1. Data yang dihasilkan tidak akan representatif bila terjadi kesalahan dalam pengambilan sampel
  2. Gambaran populasi hanya merupakan taksiran
  3. Memerlukan kerangka sampel
  4. Pengambilan sampel tidak selalu tepat

Baca Juga : Metode Statistika โ€“ Apa Itu Statistik?

Catatan Administrasi

Pencatatan administrasi atau registrasi adalah pencatatan secara individu oleh suatu institusi. Contoh dari pencatatan administrasi adalah pencatatan / registrasi penduduk oleh dinas kependudukan dan catatan sipil, registrasi calon mahasiswa baru, registrasi pembuatan SIM, dan lain-lain.

Keuntungan

  1. Data aktual dapat diperoleh secara kontinyu dan realtime
  2. Dapat menggambarkan data sampai pada tingkat pemerintahan terendah
  3. Akurasi data tinggi sehingga mempermudah untuk penyusunan berbagai perencanaan dan kebijakan pembangunan
  4. Menjadi dasar bagi pelayanan publik, menyediakan data individu penduduk dan data agregat penduduk

Kelemahan

  1. Informasi yang disajikan sedikit
  2. Kelengkapan dan kecermatan data tergantung konsistensi dan kontinyuitas pencatatan
  3. Membutuhkan tingkat kesadaran dan disiplin yang tinggi dari aparat pelaksana yang profesional dan masyarakat
  4. Membutuhkan sistem pencatatan dan pelaporan yang ketat dan akurat

Big Data

Big Data adalah istilah umum untuk segala kumpulan himpunan data dalam jumlah yangsangat besar dan kompleks sehingga menjadikannya sulit untuk ditangani atau di proses jikahanya menggunakan manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional. Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis.

Ciri Utama (3V)

  • Volume
    Big data memiliki jumlah data yang sangat besar sehingga dalam proses pengolahan data dibutuhkan suatu penyimpanan yang besar dan dibutuhkan aplikasi analisis yang canggih
  • Velocity
    Big data memiliki aliran data yang yang cepat dan bersifat real time
  • Variety
    Big data memiliki bentuk format data yang beragam, kadang terstruktur tetapi seringkali tidak terstruktur dan bergantung pada banyak sumber data

Kelebihan

  • Banyak informasi yang dapat didapatkan, di luar kemampuan data konvensional
  • Data yang tersedia sangat banyak dan mudah sekali didapatkan, kapan pun dan dimana pun

Kelemahan

  • Struktur data yang sangat bervariasi, sehingga dibutuhkan keahlian yang mumpuni untuk dapat mengolahnya
  • Butuh performa mesin yang gahar untuk mengolah dan memproses data yang sangat besar

Tonton juga video pilihan dari kami berikut ini

Up